ASKEP THALASEMIA




ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. N
DENGAN THALASEMIA
Mata Kuliah  : Keperawatan Anak

                       


 













Disusun oleh :
1.        Rina Wiji Lestari                     (A01401949)
2.          Rini Nur’aeni Yuliatun           (A01401950)
3.          Rintik Yulianawati                  (A01401951)
4.          Ririn Eko Putri N.                   (A01401952)
5.          Riski Alfi N.H                                    (A01401953)
6.          Riski Ambarwati Saputri        (A01401954)
7.          Riski Widia N.                        (A01401956)
8.          Rita Novitasari                        (A01401957)

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG
2015/2016
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. N
 DENGAN KASUS THALASEMIA

SKENARIO KASUS
An. O ( Laki-laki, 10 tahun ) dirawat di RSUD Kebumen dengan keluhan demam dan lemas. Dokter mendiagnosa talasemia mayor. Klien mengatakan tidak nafsu makan sejak seminggu terakhir, tidak bisa melakukan aktivitas sehari hari sehingga hanya tiduran di tempat tidur karena lemas. Klien tampak pucat, konjungtiva anemis, perut cembung dan teraba pembesaran hepar dan lien, kulit klien tamapk kehitaman dan kering, N : 80 x/menit, S : 38˚c, RR: 20 x/menit. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar Hb : 6 gr%

Tanggal pengkajian                          : 11 November 2015      
Nama Pengkaji                                 : Rini
Ruang                                              : Bangsal Dahlia
Waktu pengkajian                            : 11.00 WIB

A.    Identitas
1.      Identitas Klien
Nama                                   : An.O
Umur                                    : 10 tahun
Jenis Kelamin                       : Laki-laki
Agama                                 : Islam
Pendidikan                           : SD
Pekerjaan                             : Siswa
Suku bangsa                         : Jawa
Alamat                                 : Jl. Pemuda No.50 Kebumen
No.RM                                 : 20605
Tanggal masuk RS               : 11 November 2015       pukul 09.30 WIB
Dx. Medis                            : Thalasemia mayor


2.      Identitas Penanggung jawab
Nama                                   : Ny.N
Umur                                    : 42 tahun
Jenis Kelamin                       : Perempuan
Agama                                 : Islam
Pendidikan                           : SMA
Pekerjaan                             : Ibu rumah tangga
Alamat                                 : Jl. Pemuda No.56 Kebumen
Hubungan dengan klien       : Ibu

B.       Riwayat kesehatan
1.      Keluhan Utama                     :  Lemas
2.      Riwayat Penyakit Sekarang  :
Ny. N membawa An. N datang ke IGD  RSUD Kebumen pada tanggal 11 November 2015 pukul 09.30, klien  mengeluh demam dan lemas, kemudian dokter mendiagnosa talasemia mayor. Dokter menyarankann klien untuk di opname karena perlu transfusi darah. Di IGD TTV; TD: 90/60 mmHg,  suhu 39⁰C, Nadi 90x/menit, RR 20 x/menit. Terapi IGD : Oksigen nasal kanul 2 l/menit, IVFD D1 : 12 tetes/menit. Kemudian An. N tanggal 11 November 2015 pukul 11.00 dipindahkan ke bangsal Dahlia dengan keluhan demam dan lemas, klien tampak pucat, konjungtiva anemis, perut cembung dan teraba pembesaran hepar dan lien, kulit klien tamapk kehitaman dan kering, N : 80 x/menit, S : 38˚c, RR: 20 x/menit. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar Hb : 6 gr%



3.      Riwayat Penyakit Dahulu
Ibu klien mengatakan sudah rutinitas melakukan transfusi darah  tiap bulannya.
4.      Riwayat kesehatan keluarga
Ibu pasien mengatakan ibu tidak ada yang mengalami sakit seperti klien. Dan keluarga tidak ada yang mengalami penyakit seperti TBC, DM, hipertensi maupun penyakit serius lainnya.
5.      Riwayat kehamilan
Anak laki laki dari ibu G1 P1 A0. Selama kehamilan klien, ibu klien mengatakan tidak mempunyai masalah khusus, paling hanya mual-mual.
6.      Riwayat Persalinan
Ibu klien mengatakan klien lahir secara normal  dan spontan, tidak ada kelainan bawaan dan tidak mempunyai gangguan selama proses persalinan. Klien lahir pada usia kehamilan 39 minggu.
7.      Riwayat imunisasi
Klien sudah mendapat imunisasi lengkap : BCG, Polio I, II, III, ; DPT I, II, III ; dan campak.
8.      Riwayat timbuh kembang
Ibu klien mengatakan klien mengalami keterlambatan dalm proses tumbuh kembang.
Perkembangan motorik : klien kurang aktif dalam hal motorik karena klien cepat lelah, banyak istirahat dan  tidak selincah anak yang lain.
Perkembangan sosial : klien mampu bersosialisasi dengan teman sekolahnya, mempunyai rasa percaya diri, adanya rasa memiliki dan dimili dan dapat membandingkan antara dirinya dengan teman-temannya.
9.      Kebutuhan cairan
Kebutuhan cairan klien         = 100 cc/ kgBB/ hari
= 100 x 26
= 2600 ml
Kenaikan suhu  IWL             = 200 x (suhu badan sekarang – 36,8)
= 200 x ( 38,5 -36,8)
= 200 x 1,7
= 340
Jadi keb cairan                      = 2600 + 340
= 2940 / 12
= 245 ml / 2 jam
10.  Kebutuhan kalori
Kebutuha kalori klien            = 1000 kalori+(100x usia dalam tahun)
= 1000 + (100 x 10)
= 1000 + 1000
= 2000 kalori/hari

C.    Pola Pengkajian Menurut Gordon
1.      Pola Persepsi kesehatan atau penanganan kesehatan
Sebelum sakit : Ibu klien megatakan kesehatan itu penting, sehingga saat klien sakit klien pasti dibawa ke puskesmas dekat rumahnya.
Saat sakit : Ibu klien mengatakan jika klien sakit, klien langsung di bawa ke puskesmas atau RS.
2.      Pola Nutrisi / Metabolik
Sebelum sakit  : Ibu klien mengatakan pasien susah makan, makan 3x sehari porsi sedikit, dan tidak suka sayur  klien hanya makan sedikit nasi dan lauknya saja.BB: 32 Kg
Sat dikaji : Klien makan 2x/sehari sesuai  diit dari RS tetapi tidak habis. BB: 26 kg.
3.      Pola Eliminasi
Sebelum sakit  : BAB 1x sehari warna kuning konsistensi lembek berbau khas, BAK 4-5x perhari warna kuning kejernihan berbau khas
Saat dikaji :  BAB 1x sehari konsistensi lembek, BAK 3x perhari warna kuning berbau khas.
4.      Pola aktivitas / latihan
Sebelum sakit  : klien telah menderita penyakit talasemia sejak klien umur 2 tahun, sehingga proses perkembangan klien terhambat, terutama pada perkembangan motorik kasar.
Saat dikaji : tidak bisa melakukan aktivitas sehari hari sehingga hanya tiduiran di tempat tidur karena lemas.
5.      Pola Istirahat / tidur
Sebelum sakit  :  Klien tidur 7-8 jam sehari,tidur siang kurang lebih 2 jam.
Saat dikaji :  Klien susah tidur dan sering terbangun pada malam hari karena rewel.
6.      Pola  perseptif kognitif
Sebelum sakit : Klien  dapat melihat dengan normal dan bisa mendengarkan dengan jelas, dalam pengecapan klien tidak ada masalah, klien bisa mengecap makanan dengan baik.
Saat dikaji       : Klien  dapat melihat dengan normal dan bisa mendengarkan dengan jelas, dalam pengecapan klien tidak ada masalah, klien bisa mengecap makanan dengan baik.
7.      Pola peran / hubungan
Sebelum sakit : klien mampu berkomunikasi dengan teman maupun keluarga dengan baik dan lancar.
Saat dikaji : klien mampu berkomunikasi dengan keluarga.
8.      Pola koping/toleransi stres
Sebelum sakit : Ibu klien mengatakan klien adalah klien anak periang tetapi saat bermain klien cepat lelah.
Saat dikaji : Klien hanya tiduran dan apabila klien kesakitan klien menangis
9.      Pola Konsep diri
Sebelum sakit : Klien dapat melakukan aktifitas tanpa melihat kekurangannya.
Saat dikaji : Klien hanya tiduran tanpa melihat kondisi yang dialaminya.
10.  Pola nilai / kepercayaan
Sebelum sakit : Ibu klien mengatakan klien selalu mengaji di mushola dekat rumahnya. Klien juga melakukan sholat 5 waktu.
Saat dikaji : Ibu klien mengatakan klien hanya berdoa untuk meminta kesembuhan.
11.  Pola Reproduksi
Tidak terkaji
D.    Pemeriksaan Fisik
1.      TTV                 :
  TD     : 90/70 mmHg
  Nadi  : 80x/menit
  Suhu  : 38,5 ˚C
  RR     : 20x/menit
2.      Antropometri   :
Lingkar Kepala : 60 cm
Lingkar Lengan atas : 18 cm
BB : 26 Kg
TB : 110 cm
3.      Kepala             : mesosepal
4.      Mata                : Konjungtiva anemis, skera ikterik, reflek terhadap cahaya pupil isokhor
5.      Hidung                        : tidak ada polip, tidak ada cuping hidung
6.      Mulut               : bibir terlihat pucat, gigi putih rata
7.      Telinga             : normal, tidak ada sekret dan darah
8.      Leher               : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan kelenjar limfe
9.      Dada                :
-          Paru
 Inspeksi     : Pergerakan dada simetris,retraksi didnding dada sama kanan dan kiri.
Palpasi      : Vocal fomitus kanan kiri sama,
 Perkusi     : sonor
Auskultasi            : vesikuler
-          Jantung     :
Inspeksi    : dada kiri terlihat menonjol
Palpasi      : terdapat pembesaran jantung
Perkusi      : pekak
Auskultasi : reguler
-          Abdomen :
Inspeksi    : perut buncit
Auskultasi            : Bising usus 24 xmenit
Palpasi      :  Adanya pembesaran lien dan hati
Perkusi      : Timpani
10.  Genetalia         : Laki laki ,tidak  terpasang DC
11.  Anus                : Tidak ada lesi
12.  Ekstremitas      : Akral hangat
13.  Kulit                : Warna kulit kehitaman dan kering

E.     Pemeriksaan Penunjang
Tanggal 11 November 2015 pukul 11.00 WIB
Jenis pemeriksaan
Hasil
Nilai Normal
Hemoglobin
6 gr/dl
Pria : 13-18 g/dl, wanita 11.5-16.5 g/dl. Wanita hamil: 11- 16.5 g/dl. Anak : 12-34 g/dl
Hematokrit
17 %
40 – 48 %
Leukosit
2800
5000 -10000/Ul
Eritrosit
2.500.000
4.500.000-5.500.000 u/L
LED
40 mm/jam
Pria : 0-25 mm/jam, wanita 0-20 mm/jam ( westegrem)
Diffferent count
0/2/4/65/32/6
Basofil : 0-2 %, eosinofil : 1-3%, netrofil batang : 1-6%, netrofil segmen: 4-6 %, limfosit 20- 40 %, monosit: 1-8%
MCV
70#
82-92#
MCH
29
27-31
MCHC
37.5 g/dl
32-36 g/dl

F.     Terapi
-          IVFD D1 : 4 = 19 x 60= 12 tetes/menit
-          Oksigen 2 l/menit nasal kanul
-          Paracetamol ( bila demam )
-          Transfusi darah PRC
Kebutuhan : 19 x 15 = 285 cc
Lama 285 x 15 = 14,25 jam
-          Diet rendah zat besi
-          Vitamin A
-          Cefotaxim 2x1 1 gram
-          Vitamin C 200 mg
-          Asam Folat
ANALISA DATA
No
Hari/tanggal/
Jam
Data focus
Problem
Etiologi
1.
Senin,11 november 2015
Jam 11.00

DS :
-       Klien mengatakan tubuhnya teraba hangat
DO :
-       Kulit terlihat kehitaman dan kering
-       Konjungtiva anemis
-       N : 80x/menit
-       RR : 20 x/menit
-       Hb : 6 gr%
-       Suhu : 38,5 ֯c
Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer
Berkurangnya kapasitas darah
2.
Senin,11 november 2015
Jam 11.00

DS :
- Klien mengatakan klien malas makan
- Ibu klien mengatakan Klien mengatakan tidak nafsu makan sejak seminggu terakhir
- Ibu klien mengatakan klien sangat kurus jika dibandingkan dengan teman seusianya.
DO :
- BB sekarang: 26 kg
- BB sebelum sakit : 32 kg
-Klien terlihat lemas

Nutrisi kurang dari kebutuhan
Berkurangnya selera makan
3.
Senin,11 november 2015
Jam 11.00

DS :
- Ibu klien mengatakan dirinya masih belum jelas tentang tanda tanda talasemia
- Ibu klien mengatakan dirinya belum mengerti tentang diit yang sesuai
DO:
-   Ibu klien tampak bertanya-tanya ke perawat
-   Ibu klien tampak cemas

Kurang pengetahuan
Kurang informasi tentang diit dan tanda tanda talasemia

Prioritas Diagnosa Keperawatan
1.      Ketidakefektifan  perfusi jaringan perifer  b.d  berkurangnya kapasitas darah
2.      Nutrisi kurang dari kebutuhan b.d berkurangnya selera makan
3.      Kurang pengetahuan b.d kurang informasi tentang diit dan  tanda tanda talasemia
INTERVENSI KEPERAWATAN:
NoDx
Hari/Tgl
Tujuan dan Kriteria Hasil
Intervensi
1.
11 November 2015
Setelah dilakukan tindakan keperawatan 2x24 jam diharapkan pasien mampu :

Indikator
1
2
3
4
5
1.Tidak adanya syok
2.TTV normal
3.Tidak terjadi sianosis.



 
 







 

 
Oval:






1.      Monitor TTV
2.      Tinggikan posisi kepala di tempat tidur
3.      Pantau neurofaskular periodik mis. Gerakan nadi, warna kulit, atau suhu
4.      Catat keluhan rasa dingin, pertahankan suhu lingkungan dan tubuh hangat sesuai dengan indikasi.
5.      Ajarkan untuk menghindari penggunaan bantalan penghangat/botol air panas.
6.      Pertahankan oksigen tambahan sesuai indikasi
7.      Kolaborasi pemberian transfusi darah
2.
11 November 2015
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan pasien mampu:






Indikator
1
2
3
4
5
-Menunjukan adanya kenaikan BB dan BB stabil
- Tidak ada malnutrisi







 



 







1.      Berikan makanan yang bergizi
2.      Berikan minuman yang bergisi misalnya susu
3.      Beri makanan sedikit tapi sering.
4.      Berikan suplemen atau vitamin pada anak
5.      Berikan lingkungan yang menyenangkan
6.      Timbang BB tiap hari
7.      Berikan dan bantu hygine mulut dengan baik
8.      Konsul pada ahli gizi

3.
11 November 2015
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan pasien mampu:

Indikator
1
2
3
4
5
-   Keluarga dan klien telah mengerti diit dan tanda tanda talasemia
-    Klien dan keluarga tampak tenang









 

 














1.      Kaji pengetahuan klien dan keluarga
2.      Kaji pemahaman tentang talasemia klien dan keluarga klien sebelumnya
3.      Berikan penjelasan mengenai diit dan tanda tanda talasemia
4.      Gunakan kata kata yang mudah dimengerti
5.      Evaluasi pemahaman klien setelah di berikan penkes




Komentar

  1. apakah sudah ada yang sembuh yang terkena penyakit thalasemia.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASKEP ASMA PADA ANAK

ASKEP DIARE