ASKEP DIARE
ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. W DENGAN DIARE
Mata Kuliah :
Keperawatan Anak
Disusun oleh :
Riski Alfi Nur Hidayah
A01401953
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH
GOMBONG
2015/2016
SKENARIO KASUS
An. W usia 6 bulan dirawat di RS
Hidayah. dengan keluhan sejak 2 hari yang
terakhir BAB cair 4 kali dalam 24 jam, mual, dan muntah. Hasil pemeriksaan
didapatkan data RR : 40x/menit, N :
110x/menit,suhu : 38⁰C,
Mata cekung, fontanel anterior, cekung,
BB Saat ini : 8 kg, Ibu klien
mengatakan BB Sebelum sakit : 8,5 kg. Hasil pemeriksaan fisik abdomen tampak
cembung, perkusi abdomen: hipertimpani, palpasi tidak teraba masa dan nyeri
tekan, cubitan kulit perut kembali lambat, peristaltik usus 20x/menit.
Tanggal pengkajian : 11 November 2015
Nama Pengkaji : Alfi
Ruang :
Bangsal Dahlia
Waktu pengkajian : 11.00 WIB
A. Identitas
1.
Identitas Klien
Nama : An. W
Umur : 6 bulan
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan : -
Pekerjaan : -
Suku bangsa : Jawa
Alamat : Jl. Pemuda
No.1 Kebumen
No.RM : 20605
Tanggal masuk RS : 11 November 2015 pukul 09.30 WIB
Dx. Medis : Diare
2.
Identitas Penanggung jawab
Nama : Ny.N
Umur : 42 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Jl. Pemuda
No.1 Kebumen
Hubungan dengan
klien : Ibu
B. Riwayat kesehatan
1.
Keluhan Utama : BAB Cair 4 kali sehari
2.
Riwayat Penyakit Sekarang
Ibu klien mengatakan
klien sejak
2 hari yang terakhir BAB cair 4 kali dalam 24 jam. klien kemudian oleh
ibunya diperiksakan di Klinik, menurut hasil dari pemeriksaan, klien didiagnosa
diare sehingga klien harus menjalani pengobatan dan dokter menganjurkan agar
klien dibawa ke RS Hidayah. Pada tanggal 11 November 2015 pukul 09.30 WIB oleh
keluarga klien dibawa ke IGD RS Hidayah sejak 2 hari yang
terakhir BAB cair 4 kali dalam 24 jam, klien tampak lemas dan gelisah serta
rewel. Di IGD TTV ; Nadi : 120 x/menit, Suhu : 38˚C, dan RR : 40 x/menit.
Terapi RL 200 tpm. Saat dikaji pada tanggal 11 November 2015 pukul 11.00 WIB di
Ruang Dahlia Ibu klien mengatakan klien Hidayah sejak 2 hari
yang terakhir BAB cair 4 kali dalam 24 jam, mual dan muntah, klien tampak lemas, gelisah serta
rewel. Klien juga nafsu makannya menurun. Keluarga klien cemas dengan kondisi
anaknya. Ibu klien belum mengetahui mengenai penyakit anaknya.
3.
Riwayat Penyakit Dahulu
Ibu klien mengatakan
klien belum pernah mengalami penyakit yang sama dan klien belum pernah dirawat
di RS.
4.
Riwayat
kesehatan keluarga
Ibu klien mengatakan keluarga tidak ada yang mengalami sakit
seperti klien. Dan keluarga tidak ada yang mengalami penyakit seperti TBC, DM,
hipertensi maupun penyakit serius lainnya.
5. Riwayat kehamilan
Anak laki laki dari ibu G1 P1 A0. Selama kehamilan klien,
ibu klien mengatakan tidak mempunyai masalah khusus, paling hanya mual-mual.
Ibu klien selalu memeriksakan kehamilannya ke bidan secara teratur.
6. Riwayat Persalinan
Ibu klien mengatakan klien lahir secara normal dan spontan,
tidak ada kelainan bawaan dan tidak mempunyai gangguan selama proses
persalinan. Klien lahir pada usia kehamilan 39 minggu, presentasi bawah kepala,
ketuban berwarna jernih, setelah lahir klien langsung menangis, BBL : 3500
gram.
7. Riwayat imunisasi
Klien sudah mendapat imunisasi lengkap : BCG, Polio I, II,
III, ; DPT I, II, III
8. Riwayat tumbuh kembang
Ibu klien mengatakan klien tidak
mengalami keterlambatan dalm proses tumbuh kembang.
Perkembangan motorik
kasar : mulai mampu mengangkat kepala, memalingkan kekanan dan ke kiri,
membalikan badan, dan duduk.
Perkembangan motorik
halus :mulai mampu mengamati benda,
memegang benda, memindahkan objek dari satu tangan ke tangan yang lain.
Perkembangan sosial : klien mulai mampu bermain dengan
mainan, takut kehadiran orang asing.
9. Kebutuhan cairan
Kebutuhan cairan klien = 100 cc/
kgBB/ hari
= 100 x 8
= 8 liter
Kenaikan suhu IWL : 200 x ( suhu badan sekarang – 36,8 )
: 200 x ( 38 -36,8)
: 200 x 1,2
: 240
Jadi keb cairan : 800 + 240
: 1040/12
86 cc / 2 jam
10. Kebutuhan kalori
Kebutuha kalori klien = 1000 kalori
+ (100 x usia dalam tahun)
= 1000 + (100 x 9/12)
= 1000 + 75
= 1075 kalori/hari
C.
Pola
Pengkajian Menurut Gordon
1.
Pola Persepsi kesehatan atau penanganan kesehatan
Sebelum sakit : Ibu klien megatakan kesehatan memang penting dan apabila klien sakit klien
langsung dibawa ke bidan/puskesmas.
2.
Pola Nutrisi / Metabolik
Sebelum
sakit : Ibu klien
mengatakan klien
biasa makan 2x sehari
porsi 6 sendok makan nasi lembek, lauk, dan sayur sop. Minum ASI 3-4 kali
per hari. BB : 8,5 kg.
Saat dikaji : Klien susah makan, makan 2x/ sehari porsi
4 sendok makan. Minum ASI 3 kali per hari. Mual, muntah 2x BB: 8 kg.
3.
Pola Eliminasi
Sebelum
sakit : BAB 1x sehari warna
kuning konsistensi lembek berbau khas, BAK 4-5 kali perhari, warna
kuning jernih berbau khas.
Saat dikaji
: Klien BAB cair 4 kali sehari, terdapat lendir, warna kuning , BAK 2-3 kali per hari, warna
kuning berbau khas.
4.
Pola aktivitas / latihan
Sebelum
sakit : Klien tidak rewel, tidak mengalami gangguan anggota gerak.
Saat dikaji : Klien hanya
terlihat berbaring ditempat tidur dan rewel.
5.
Pola Istirahat / tidur
Sebelum
sakit :
Klien tidur 10 jam sehari, tidur siang
kurang lebih 2 jam.
Saat dikaji : Klien susah tidur dan sering terbangun
pada malam hari.
Lama tidur 7 jam sehari.
6.
Pola
perseptif kognitif
Sebelum
sakit : Klien dapat melihat dengan normal dan bisa
mendengarkan dengan jelas, dalam pengecapan klien tidak ada masalah, klien bisa
mengecap makanan dengan baik.
Saat dikaji : Klien
dapat melihat dengan normal dan bisa mendengarkan dengan jelas, dalam
pengecapan klien tidak ada masalah, klien bisa mengecap makanan dengan baik.
7.
Pola
koping/toleransi stres
Sebelum sakit : Ibu klien mengatakan
klien adalah klien anak periang.
Saat dikaji : Klien hanya tiduran, klien rewel dan sering
menangis
8.
Pola Konsep diri
Tidak terkaji
9.
Pola Seksual dan Reproduksi
Klien berjenis kelamin laki-laki, dan tidak ada masalah
dalam sistem reproduksi klien.
10. Pola peran / hubungan
Sebelum
sakit : Klien mampu
menirukan kata kata dan menoleh ke sumber suara. Hubungan klien dengan orangtua dan keluarga baik.
Saat dikaji
: Klien lebih nyaman ditemani oleh ibunya.
11. Pola nilai /
kepercayaan
Sebelum
sakit : Klien beragama islam dan klien belum
bisa menjalankan ibadah.
Saat dikaji
: Klien beragama islam dan klien belum
bisa menjalankan ibadah.
D. Pemeriksaan Fisik
-
TTV :
Nadi :
110 x/menit
Suhu :
38˚C
RR :
40 x/menit
-
Antropometri :
Lingkar Kepala : 45 cm
Lingkar Lengan atas : 12 cm
BB :
8 Kg
TB : 60 cm
-
Kepala :
mesosepal, ubun ubun cekung
-
Mata :
konjungtiva anemis, sklera Anikterik, reflek terhadap cahaya pupil isokhor
-
Hidung :
tidak ada polip, tidak terlihat pernafasan cuping hidung
-
Mulut :
bibir terlihat pucat dan kering
-
Telinga :
tidak ada masalah pendengaran, tidak ada sekret dan darah
-
Leher :
Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan kelenjar limfe
-
Dada :
-
Paru
Inspeksi : bentuk simetris,tidak terdapat
tarikan dinding dada ke dalam
Palpasi : retraksi dinding dada sama kanan dan kiri, terdapat vocal fomitus
kanan kiri
Perkusi : sonor
Auskultasi : terdapat bunyi vesikuler
-
Jantung :
Inspeksi : tidak tampak ictus cordis
Palpasi : tidak terdapat pembesaran jantung
Perkusi : pekak
Auskultasi : S1 dan S2 bunyi reguler
-
Abdomen :
Inspeksi : bentuk cembung
Auskultasi : bising usus 20 x/menit
Palpasi : tidak ada masa dan tidak ada nyeri tekan,
cubitan kulit perut kembali lambat
Perkusi : hipertimpani
-
Genetalia :
laki laki, tidak terpasang DC
-
Anus :
tidak ada lesi
-
Ekstremitas : atas : akral dingin, CRT < 3 detik,
terpasang infus RL 200 tpm, dan tidak ada gangguan gerak
bawah : tidak ada gangguan gerak.
-
Kulit :
tidak ada oedema.
E. Pemeriksaan Penunjang
Tanggal 11 November 2015 pukul 11.00 WIB
|
Hemoglobin
|
8.3
|
g/dl
|
|
Leukosit
|
9,4
|
10^3/ul
|
|
Hemoroksit
|
27
|
%
|
|
Eritrosit
|
5
|
10^3/ul
|
|
Trombosit
|
525
|
10^3/ul
|
|
MCH
|
17
|
Pg
|
|
MCHC
|
31
|
g/dl
|
|
MCV
|
24
|
fl
|
|
Eosinofil
|
0.00
|
%
|
|
Basofil
|
0,20
|
%
|
|
Netrofil
|
35.00
|
|
|
Limfosit
|
47.20
|
%
|
|
Monosit
|
17.60
|
%
|
|
Gol darah
|
A
|
|
|
GDS
|
89
|
|
F. Terapi
-
IVFD RL 200 tetes/menit
-
MP-ASI : Bubur, lauk dan sayuran.
-
Injeksi ampicilin
4x200 mg
-
Injeksi ondansentron
2x0,8 mg
-
L bio 2x 1 cth
ANALISA DATA
|
No
|
Hr/tgl/Jam
|
Data focus
|
Problem
|
Etiologi
|
|
1.
|
Senin,11
november 2015
Jam 11.00
|
DS :
- Ibu klien
mengatakan BAB Cair 4 kali sehari
- Ibu klien
mengatakan klien mual, muntah 2x
DO :
-
Abdomen tampak
cembung
-
Perkusi abdomen:
hipertimpani
-
Palpasi tidak teraba
masa dan nyeri tekan, cubitan kulit perut kembali lambat
-
Peristaltik usus 20x/menit.
-
Bibir tampak pucat
dan kering
-
Ubun ubun cekung
|
Kekurangan
volume cairan
|
Kehilangan
cairan berlebih
|
|
2.
|
Senin,11
november 2015
Jam 11.00
|
DS :
-
Ibu klien mengatakan bahwa dirinya cemas atas
kondisi anaknya
-
Ibu klien mengatakan klien baru pertama mengalami
penyakit diare seperti ini
DO:
-
Keluarga klien tampak cemas
-
Klen tampak panik
|
Anxietas
pada keluarga
|
Perubahan
status kesehatan anaknya
|
|
3.
|
Senin,11
november 2015
Jam 11.00
|
DS :
- Ibu klien mengatakan klien dan keluarga belum
mengetahui penyebab diare
- Ibu klien belum tahu
cara perawatan diare dirumah
- Ibu klien belum tahu
pencegahan diare
DO :
- Keluarga klien tampak
bingung
- Keluarga klien tmpak
bertanya tanya pada perawat
DO :
-
Keluarga tampak bingung
-
Ibu klien bertanya-tanya tentang penyakit asma
|
Kurang
pengetahuan
|
Kurang informasi tentang proses penyakit dan
perawatan dirumah
|
Prioritas Diagnosa Keperawatan
1.
Kekurangan
volume cairan b.d kehilangan cairan aktif
2.
Anxietas
pada keluarga b.d perubahan status kesehatan anaknya
3.
Kurang pengetahuan b.d Kurang informasi tentang proses penyakit dan perawatan dirumah
INTERVENSI
KEPERAWATAN
|
No.Dx
|
Hari/Tgl
|
Tujuan dan Kriteria Hasil
|
Intervensi
|
||||||||||||||||||
|
1.
|
11
November 2015
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
2x24 jam
diharapkan klien mampu :
|
1. Pantau
tanda dan gejala kekurangan cairan (dehidrasi)
2. Pantau
intake dan out put
3. Timbang
BB setiap hari
4. Penatalaksanaan
rehidrasi : oralit
5. Anjurkan
ibu klien untuk memberikan ASI secara teratur
6. pemberian
obat parenteral (IV)
7.
Kolaborasikan obat antibiotik.
|
||||||||||||||||||
|
2.
|
11
November 2015
|
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan klien mampu:
|
1.
Dorong keluarga klien untuk membicarakan kecemasan
dan berikan umpan balik tentang meknisme koping yang tepat
2.
Tekankan bahwa kecemasan adalah masalah yang umum
terjadi
3.
Ciptakan lingkungan yang tenang
|
||||||||||||||||||
|
3.
|
11 November 2015
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama
1x24 jam diharapkan klien dan keluarga mampu:
|
1.
Jelaskan
proses penyakit
2.
Jelaskan
penyebab diare
3.
Jelaskan pencegahan diare
4.
Jelaskan
dan
tunjukan cara perawatan perineal setelah defekasi
|
Did you know there's a 12 word sentence you can say to your man... that will induce intense emotions of love and instinctual appeal to you deep within his heart?
BalasHapusBecause deep inside these 12 words is a "secret signal" that triggers a man's impulse to love, idolize and care for you with all his heart...
12 Words That Trigger A Man's Desire Response
This impulse is so hardwired into a man's brain that it will drive him to try better than ever before to love and admire you.
Matter of fact, fueling this mighty impulse is so essential to having the best ever relationship with your man that as soon as you send your man one of the "Secret Signals"...
...You will soon find him open his soul and heart for you in a way he never experienced before and he will distinguish you as the one and only woman in the world who has ever truly tempted him.